Pages

Subscribe:

Rabu, 24 November 2010

Internet? Harus sehat dong!

Jaman sekarang, siapa sih yang tidak kenal internet? Siapa sih yang tidak kenal facebook, twitter, plurk, blog, formspring, google, dan semacamnya? Ya, jawabannya pasti tidak ada. Semua orang mulai dari anak-anak, remaja, dan orang dewasa pasti tahu itu. Itu semua tidak lepas dari satu hal. Ya, internet.

Di era globalisasi seperti sekarang ini, tentu bukan hal yang sulit bagi kita untuk mengakses internet. Entah kita berada di rumah, di sekolah, di kampus, bahkan di warung kopi pinggir jalan sekalipun, pasti sudah banyak yang menggunakan jasa WiFi. Internet pun bisa diakses lewat apapun. Komputer, laptop, HP, semua pasti sudah punya fasilitasnya. Jadi, tidak ada kata susah untuk berinternet, kan?

Karena kemudahan itulah, kita seakan-akan `bergantung` pada internet. Tidak sedikit orang yang mengatakan internet adalah dunia kedua untuknya. Internet sudah seperti kebutuhan primer layaknya makanan dan minuman. Kalau tidak ada `dia`, rasanya hidup ini kurang lengkap. Orang pun selalu berlomba-lomba untuk eksis di dunia maya ini. Bahkan banyak orang akan dikucilkan bahkan diejek jika tidak tahu dan tidak punya setidaknya satu akun di dunia maya. Sebesar itukah pengaruh internet dikalangan masyarakat dunia?

Internet tidak jauh berbeda dari bubuk ekstasi, ganja, ataupun shabu-shabu. Kenapa? Internet membuat penggunanya ketagihan! Ya, sekalinya kita mengenal dan menggunakan internet, maka internet pasti akan mendominasi kehidupan kita seterusnya. That's why, internet punya banyak sekali pengaruh positif dan negatifnya jika kita dapat melihat dan menelitinya dari berbagai sisi.

Namun kita sebagai pengguna internet, sebaiknya tidak menganggap internet hanya sebagai hiburan belaka ketika kita jenuh dengan urusan duniawi. Banyak pengguna internet yang menghilangkan rasa jenuhnya dengan ber-internet, seperti bermain game, mencari atau browsing artikel menarik, dan juga mendownload musik. Tapi kalau kita bisa berpikir lebih jauh, banyak hal yang bermanfaat dan dapat menguntungkan diri kita yang dapat kita lakukan dari internet. Tentunya kita harus dapat mempergunakan internet tersebut dengan baik dan sehat.

Seperti kita tahu, selama ini internet sering sekali mengundang pro-kontra. Di satu sisi, internet memang sangat penting dan dibutuhkan. Namun di sisi lain, internet juga banyak sekali pengaruh negatifnya yang berdampak sangat amat buruk bagi masyarakat. Yang jadi masalah adalah, pengguna atau pengakses internet di dunia ini tidak ada pembatasan usia. Siapapun bisa mengakses. Jadi, anak-anak dan remaja sering kali menyalahgunakan internet seperti halnya mencari artikel, foto, dan video yang mengandung kekerasan, pornografi, dan sejenisnya. Hal ini tentu berbahaya. Tentu kita tidak mau kan, generasi penerus bangsa ini `rusak` hanya karena internet?

Hal ini tidak terlepas dari pentingnya peran orang tua dalam mendidik anaknya untuk berinternet. Sebagai seorang anak, tentu Ia mempunyai rasa keingintahuan yang besar. Dan seorang anak tersebut tentu akan menggunakan internet sebagai media untuk mencari hal-hal yang baru dalam hidupnya. Nah, disinilah orang tua harus berperan aktif untuk mendidik anak mereka agar tidak terjerumus dengan hal-hal yang `tidak penting`. Orang tua harus bisa menjelaskan kepada mereka apa saja hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan, mereka juga berhak untuk membatasi waktu pemakaian internet si anak tersebut.

Lain halnya lagi jika dengan kita. Kita tentu sudah bisa membedakan mana hal yang baik dan yang buruk. Yang harus kita lakukan adalah berkomitmen kepada diri kita sendiri, bahwa kita adalah pengguna internet yang sehat! Ya, apakah kita tidak malu jika kita membuka internet hanya untuk melihat hal-hal yang `tidak penting` tersebut?

Alangkah bermanfaatnya internet jika kita dapat menggunakannya dengan baik. Seperti mencari tugas sekolah, kuliah, atau bahkan tugas kantor, menjalin hubungan dengan teman-teman dan keluarga yang tinggal berjauhan, berbagi cerita kehidupan melalui blog, mencari informasi dan artikel-artikel menarik dari dalam negeri dan mancanegara, atau bahkan berbisnis online. Sungguh banyak manfaatnya, bukan?

Jadi, kalau mau berinternet, harus sehat dong!









Aku ikut sertakan tulisan ini di Festival Blog 2010 yang diadain sama Blog Bandung Vaganza, hoho.. Mau ikutan juga? Ayo klik aja link diatas!

Selasa, 16 November 2010

What A Busy Time!

Gilaaaaaa ternyata kelas 3 itu memang capek banget banget banget.. Hmm sebenarnya yang bikin capek sih bukan pelajarannya, tapi kegiatannya. Yap, entah kenapa semakin lama kegiatan itu semakin menumpuk, yah walaupun ini semua memang rutinitas yang mesti dijalani dan memang aku selalu menjalaninya dengan senang hati, tapi tetap aja lama-lama rasanya jenuh dan butuh refreshing.

Semenjak kelas 3 ini, selama seminggu aku full les. Mulai dari les disekolah, les bahasa inggris, dan juga les pelajaran yang di-UAN-kan. Terus juga beberapa minggu yang lalu disekolah lagi UTS. Aku sih enjoy-enjoy aja jalaninnya, tapi lama-lama bosen juga. Huuuu.. Makanya aku jarang banget ada waktu buat yang namanya santai-santai, jalan-jalan sama teman, dsb. Soalnya setelah seharian sekolah dan les, palingan pas pulang kerumah aku langsung tidur. Belum lagi kalo ada tugas yang mesti dikerjain, dan juga akhir-akhir ini aku sibuk prepare buat ikutan lomba melukis.

Ahya, sekedar info yang sangat penting nih, aku dan temanku, Tarina, sekarang lagi ikutan Kompetisi Seni Lukis Remaja yang diadain di Jakarta. Dan sekarang lagi masa penilaiannya. Makanya akhir-akhir ini aku dan Tarina sibuk banget nyiapin all things to this competition, apalagi batas waktu buat ikutan lomba itu udah mepet banget. Malahan waktu itu kami harus rela pulang jam 10 malem karena harus bolak-balik ke studio foto buat cetak hasil lukisan kami itu yang bakal dikirim ke Jakarta. Wohoooo what a big struggle! Untung aja keluarga kami menyuport habis-habisan, jadi mereka ga marah tuh kami pulang malam demi lomba itu.. hoho

By the way, sebenarnya sih kami pesimis bisa menang di lomba itu. Soalnya lomba itu tingkat nasional, jadi yaaaah kesempatan buat menang pasti jadi lebih sedikit. Kalo Tarina sih memang punya bakat dalam hal gambar-menggambar dan lukis-melukis, tapi aku? Waaaa aku sih sebenarnya iseng-iseng doang ikutan tuh lomba. Awalnya aku liat brosurnya di mading sekolah, terus aku iseng-iseng deh pengen ikut. Hehehehe doain menang ya!

Ini dia gambar kami. Maklum aja deh kalo jelek :p


by : Fania Putri Alifa



by : Tarina Maizura


Wayooo, gambar siapakah yang lebih bagus? :D

By the way, hari Sabtu kemarin rapor UTS dibagikan. Dan yap! Sesuai dengan dugaanku, nilaiku di semester ini kacau AAAAAAAAAA!!!! Bahkan nilai IPS-ku merah.. Ckck
Sebenarnya wajar sih, soalnya waktu UTS itu aku sama sekali ga pernah belajar serius hoho.. Apalagi aku harus ikut ujian susulan untuk pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Aceh karena waktu kedua pelajaran itu di-UTS-in aku ga masuk sekolah.. Alhasil aku cuma dapet nilai 75 buat kedua pelajaran itu. Maklum lah, waktu aku ujian susulan itu aja aku ga ada persiapan sama sekali. Tiba-tiba aja guru bidang studinya manggil aku kekelas buat ikutan ujian susulan karena nilaiku belum masuk -_-'

So I just answered the questions with anything that I thought in my brain..



Ah ya, itu nilai IPS ku bukan yang 70 ya, itu nilai KKMnya, alias nilai batas minimal. Nilai IPS-ku yang asli itu yang 55 -__-' huhu
Yaah semoga rapor semester nanti ga sekacau ini lagi ;)

Jumat, 12 November 2010

I'm Sorry

Huft. Penyesalan itu memang datangnya belakangan, ga ada yang diawal.
Dan karena itu aku selalu ngerasa kalo aku adalah orang yang paling bodoh sedunia, paling tolol sedunia, dan paling sial sedunia kalo udah ngerasa yang namanya penyesalan, apalagi penyesalan karena sesuatu hal yang benar-benar bodoh.


-------------------------------


Jadi, dari dulu mama dan papa ku ga pernah bolehin aku bawa motor.
Alasannya ya tentu aja karena motor itu bahaya dan aku belum punya SIM, jadi kalo ada apa-apa pasti urusannya jadi panjang.
Dulu awalnya, aku naik motor (dibonceng) aja ga boleh, apalagi aku kan pake rok, jadi kalo naik motor duduknya pasti nyamping. Cuma ya karena aku bandel dan aku ngerasa ga bakalan kenapa-kenapa, aku tetep aja naik motor sama teman.

Nah beberapa minggu yang lalu, temanku Tarina, katanya mau ngajarin aku motor, ya tentu aja aku nerima dengan senang hati. Toh, aku kan cuma belajar, apa salahnya?
Dan akhirnya setelah aku belajar dan coba-coba sendiri, dalam waktu sekitar 3 hari aku udah bisa lancar ngendarain motor, walaupun aku belum berani bawa ke jalan raya.
Awalnya mama dan papa ku ga tau hal ini, karena aku yakin kalo mereka tau mereka pasti marah. Tapi yaah, akhirnya mereka tau juga, walaupun aku tau, mereka agak `gimana gitu`.

Tadi sore, temanku si Tarina itu bawa motor ke les. Pas pulangnya, aku bilang sama dia,
"Eh Tar, motornya boleh ga aku yang mundurin?"
Dia bilang, "Boleh" dan langsung ngasih kuncinya ke aku.

Aku langsung naik ke motornya dia, tapi ternyata aku ga bisa mundurin karena di kiri-kanan ada motor orang dan di belakang ada pohon. Tiba-tiba temanku Nisa datang dan bantuin aku geserin motor yang ada disana, ya supaya aku bisa jalan. Ternyata masih ga bisa juga.
Terus Nisa bilang, "Yaudah, sini biar aku bantuin", dan dia bantuin aku majuin motornya, tapi tanpa sengaja dia nyentuh gas, dan motor itu jalan kencang dengan sendirinya tanpa bisa dikontrol lagi. Alhasil aku yang ada dimotor itu nabrak tangga dan motor itupun jatuh.
Yang bisa aku lakuin waktu itu cuma teriak. Rasanya kepala aku waktu itu bener-bener blank ga tau harus berbuat apa.

Motor itu jatuh ketanah dan aku juga jatuh. Karena waktu itu hujan, jadinya aku jatuh ketanah becek. Baju, celana, muka, tangan, kaki, semuanya penuh lumpur. Perut ku kena kaca spion dan lututku lecet.

Waktu itu semua orang yang ada disitu cuma bisa bengong. Ada beberapa orang yang bantuin berdiriin aku dan benerin motornya. Tarina yang punya motor itu juga bengong. Dan Nisa yang tadi ga sengaja nyentuh gas motor itu sampe motornya jalan kencang dan akhirnya nabrak, langsung ngerasa bersalah dan bilang dia mau tanggung jawab benerin semua kerusakan-kerusakannya.
Dia juga tanya ke aku, "Fan, kamu ga kenapa-napa kan? Ada yang luka?"
Dan aku jawab, "Udah, ga usah khawatirin aku. Kalopun aku ada luka kan bisa diobatin. Sekarang yang jadi masalah motornya...."
Yap, itu motor Tarina. Itu motor orang. Itu bukan motor aku, bukan juga motor Nisa.
Rasanya aku memang bener-bener stress waktu itu. Memang ini semua ga sepenuhnya salah aku. Tapi.............. yah, you know lah.

Motornya Tarina memang cuma rusak sedikit, tapi siapa coba yang mau motornya rusak gara-gara orang?
Aku lemas. Pusing. Rasanya mau pingsan. Aku harap ini cuma mimpi, tapi ternyata bukan.

Saat itu juga, aku, Tarina, dan Nisa langsung pergi cari tempat servis motor. Tapi dari semua tempat yang kami datangin, tokonya tutup semua. Gara-gara waktu itu lagi magrib dan udah hampir malam. Akhirnya kami mutusin, besok pas pulang sekolah barulah kami servis motor itu. Yah, semoga aja itu berhasil :')


-------------------------------


Pas di perjalanan pulang, tiba-tiba Tarina bilang, :
"Fan, mungkin ini pelajaran dan peringatan buat kamu. Selama ini kamu selalu marah, kesal, dan ga peduli kalo mama dan papa ngelarang kamu naik motor. Sekarang kamu udah rasa, kan? Sekarang kamu udah rasa apa yang selama ini mereka takutkan.''

Deg.

Tarina bener.

Sekarang aku baru sadar atas apapun yang selama ini mama dan papa bilang. Aku harus dengar mereka. Ga seharusnya aku marah, kesal, sebal, atau bahkan ga peduli setiap orang tua ngelarang ini-itu. Yah, mungkin kalo Tuhan ga kasih cobaan kayak gini aku ga bakalan sadar.
Penyesalan memang datangnya belakangan, dan aku tahu itu.
Aku sedih. Aku jadi ngerasa bersalah.

Aku tahu, kalo kita harus dengar apa yang orang tua bilang, tapi entah kenapa rasanya hati aku ga bisa ngelakuin itu. Aku selalu merasa udah gede, aku selalu merasa udah dewasa, aku selalu ga suka kalo diatur-atur. Ya, aku tahu aku salah.

Dan inilah yang harus aku terima akibat keegoisan aku selama ini.
Aku bersyukur Tuhan masih mau ngasih cobaan buat aku. Karena itu tandanya Tuhan masih mau aku berubah jadi orang yang lebih baik. Mungkin kalo Tuhan ga pernah ngasih teguran atau cobaan buat aku, aku ga bakalan pernah sadar dengan semua ini. Aku akan kayak gini terus. Aku ga bakalan berubah.

Aku ga mau jatuh di lubang yang sama. Aku ga mau terjadi hal yang ga enak yang terjadi karena keegoisan aku sendiri seperti hal ini. Semoga ini kejadian yang pertama dan terakhir kalinya buat aku. Sekarang aku akan coba berpikir lebih dewasa. Ga kayak anak-anak lagi seperti sekarang.
Yah, I PROMISE I'LL BE BETTER THAN BEFORE. I'll change my mind and my attitude. Yeah, I'll do it.

Ma, Pa, maafin Ninin ya :')

Rabu, 27 Oktober 2010

An Experience That I'll Never Forget

Kalo kita buka berita di TV, pasti berita yang lagi hot-hotnya itu adalah berita tentang Gunung Merapi meletus di Sleman dan gempa + tsunami di Padang, ya kan?
Yah, berita itu emang bener-bener bikin sedih, apalagi kalo ada sodara atau teman kita yang tinggal disana dan kita ga tau gimana kabarnya. Kita cuma bisa berdoa, semoga semua sodara-sodara kita disana baik-baik aja, ga kenapa-napa :)

By the way, gara-gara dengar kabar itu, aku jadi ingat tentang tugas bahasa Indonesiaku kemarin. Guruku nyuruh kami cerita didepan kelas tentang pengalaman kami waktu tsunami di Aceh 6 tahun yang lalu. Waktu itu aku udah mikir dan tulis gimana ceritaku waktu tsunami, ehh taunya malah ga jadi. Yaudahdeh, ceritanya aku post di blog aja ya :)


~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~

Minggu, 26 Desember 2004. Sekitar jam 07.15 pagi. Waktu itu aku masih kelas 3 SD, dan seperti biasanya, kalo hari minggu gitu aku masih tidur dikamar. Tiba-tiba aku ngerasa tempat tidurku goyang-goyang, awalnya aku kira itu mama yang goyang-goyangin tiang tempat tidur, karena kebetulan waktu itu aku tidur dikamar mama. Tapi ngapain? Ngapain mama goyang-goyangin tempat tidur gitu?
Tiba-tiba papa dan nenekku yang ada diluar kamar teriak "Gempaaaa! Gempaaaa!" dan waktu itu aku langsung bangun dari tempat tidur, keluar kamar, dan kami semua lari keluar rumah.

Begitu sampai diluar rumah, semua tetanggaku udah pada keluar semua dan duduk di trotoar jalan. Karena waktu itu masih pagi, jadi banyak banget orang-orang yang masih pake baju tidur, termasuk aku. Waktu itu aku cuma pake daster tidur warna hijau muda dengan gambar kambing.

Semua orang yang ada disana mukanya panik, ketakutan, dan pasrah. Waktu itu gempanya lumayan lama dan kuat, jadi banyak ruko-ruko dan rumah-rumah yang ada didekat rumahku itu roboh dan rata dengan tanah. Banyak juga orang yang heboh nelpon semua keluarganya pagi itu buat tau kabar mereka. Tapi sayangnya waktu itu telepon/hp jaringannya ga berfungsi.

Begitu gempa agak reda, banyak orang langsung masuk kerumahnya lagi dan membereskan puing-puing rumahnya karena gempa. Tapi waktu itu aku dan keluargaku tetap diluar rumah, karena takut ada gempa susulan. Waktu kami lagi ngobrol-ngobrol dengan tetangga, tiba-tiba terdengar suara mobil dan motor yang ngebut-ngebutan. Kami semua heran.

Mobil-mobil dan motor-motor udah kayak semut dijalan itu. Rame banget. Ditambah lagi banyak orang yang lari-lari kearah yang ga jelas tujuannya. Kami bingung, "ada apa ini?"

Tiba-tiba ada orang yang teriak-teriak bilang, "Air laut naik!!! Air laut naik!!!"

Kami tambah bingung, maksudnya air laut naik apa?

Tapi semakin lama mobil, motor, dan orang yang lari di jalan bertambah rame. Dan karena panik, aku dan keluargaku jadi ikut-ikutan lari juga. Waktu itu kami lari tanpa tujuan yang jelas dan terpisah-pisah. Aku lari kesana, mama lari kesini, papa lari kesitu. Yang waktu itu ada dipikiran kami adalah kabur. Tapi kami ga tau mau kabur kemana.

Waktu itu aku lari sendiri ikut-ikutan orang. Karena susah lari pake sandal, akhirnya aku lepas sandalku dan lari dengan kaki telanjang. Rasanya kakiku sakit semua, karena aku lari injak batu-batu dan aspal dijalan itu. Tapi yang waktu itu ada dipikiranku cuma satu, LARI APAPUN KEADAANNYA.

Aku lari dengan rasa bingung. Aku mau lari kemana? Aku mau ngapain? Ada apa memangnya disana? Terus.....aku baru sadar kalo aku lari sendiri. Aku teriak-teriak manggil semua keluargaku, tapi suaraku ga kedengaran sama sekali, karena waktu itu suasana ributnya minta ampun. Suara klakson mobil, motor, dan orang yang lari dan teriak-teriak. Aku nangis. Aku ga tau mau ngapain lagi.

Tiba-tiba ada suara yang manggil-manggil aku dari belakang. Rupanya itu papa.
"Fania!! Fania!! Lari kesini!! Lari kesini!!"

Dan akhirnya aku balik arah dan lari kearah yang papa tunjuk tadi. Aku lega, akhirnya aku ketemu lagi sama keluargaku. Waktu itu kami berdiri di sebuah hotel kecil, atau lebih tepatnya disebut losmen yang ada disamping rumahku. Tempat itu lumayan tinggi. Waktu itu kami semua cuma mengira kalo air laut yang naik itu palingan cuma selutut atau sebatas kaki, tapi ternyata....ENGGAK!

Waktu aku berdiri di pintu losmen itu, tiba-tiba dari arah depanku datanglah air. Aku bingung, "lho? ini air laut? kok warnanya hitam?"

Aku liat ke arah kiriku, ada seorang kakek-kakek. Kakek itu bengong.
Aku liat ke arah kananku, ada papa. Papa juga bengong.

Semuanya diam, hening banget. Semua orang yang ada disitu berdiri dengan mulut ternganga karena ga percaya dengan apa yang dia lihat. Ya, itulah tsunami! Kami heran, kenapa ada air laut yang sebesar dan setinggi itu, warnanya hitam pekat, dan anehnya air itu juga membawa mobil-mobil, kayu, rumah, pohon, dll.

Tanpa aku sadari, ternyata aku juga bengong. Ya, aku ga pernah liat air segede itu sebelumnya.

Beberapa detik setelah itu, air bah yang tadi kami lihat datang kearah kami. Pertama sebatas tumit kakiku, terus naik sebatas lutut, naik lagi sebatas perut, dan tiba-tiba waktu itu aku terasa terhempas kebelakang. Kebetulan dibelakang tempatku berdiri itu ada jendela. Jadi aku ngerasa aku didorong oleh air itu, jendela itu jebol, aku jatuh dan terhempas kearah belakang, dan tiba-tiba aku tenggelam.

Aku ngerasa melayang-layang dalam air. Waktu itu aku mau bernafas, tapi ga bisa. Aku mau bergerak buat nyari udara, tapi rasanya badan ini lemas ga sanggup bergerak. Dan akhirnya waktu aku tenggelam didalam air, tanpa sengaja aku meminum dan menelan 3 teguk air bah itu.
Ya aku ingat. Aku ingat waktu aku menelan air itu. Rasanya asin, pahit, dan bau bensin. Rasanya aku mau muntah, tapi ga bisa. Aku tetap telan, telan, dan telan air itu.

Waktu aku tenggelam dan melayang-layang dalam air, aku udah ngucap "Laillahailallah...Laillahailallah..." aku ulang-ulang kalimat itu. Waktu itu aku udah pasrah, aku udah yakin ga akan ada kesempatan hidup lagi buat aku. Aku pasrah kalo Allah mau ngambil nyawa aku hari itu. Entah kenapa, waktu itu aku udah siap untuk mati.

Tapi tiba-tiba aku ngerasa ada yang mendorong badan aku naik keatas. Dan tiba-tiba aku bisa bernafas lagi. Aku buka mata, dan ternyata aku ada didalam ruangan losmen tadi, ditengah-tengah kayu-kayu, kursi, meja, lemari, kaca, dll.
Aku lihat disampingku ada jendela besi. Aku pegangan disitu.

Aku lihat kedepan, sepi.
Aku lihat kesamping, sepi.
Aku lihat kebelakang, sepi.
Yang ada cuma kayu-kayu, kursi, meja, pohon, kaca, bahkan atap rumah orang.

Tiba-tiba ada orang muncul disampingku. Rupanya itu papaku! Dan yang satunya lagi mamaku! Ya, aku senang. Akhirnya bisa jumpa lagi dengan mereka.

Kemudian papa teriak-teriak minta tolong. Aku juga.
Dan akhirnya ada seorang abang-abang yang bantuin kami keluar dari kepungan kayu-kayu itu.

Setelah keluar, aku lihat ke sekelilingku, semuanya rata! Ga ada lagi bangunan, cuma ada air yang menggenang. Rasanya kayak ada ditengah-tengah laut lepas.

Kemudian aku naik keatas atap rumah orang yang ada disamping losmen itu, terus aku merangkak naik ke atas ruko yang berlantai 3. Entah kenapa waktu itu aku ngerasa kuat buat manjat-manjat dan merangkak ke atap rumah orang.

Begitu sampai di atas ruko yang berlantai 3, disana udah banyak banget orang. Badan kami semua kotor, bau, dan hitam! Rambut kami juga udah persis kayak orang gila. Ada orang yang telanjang, bajunya robek, tangannya luka, macam-macam deh. Bahkan ada seorang ibu-ibu yang perutnya robek. Darahnya banyak banget, tapi cuma dibalut pake kain sarung. Ibu itu udah menjerit-jerit karena kesakitan. Aku kasian liatnya. Dan waktu itu aku cuma bisa berpikir, "kita sama bu, saya juga korban dari bencana ini..."

Setelah itu aku, mama, papa, nenek, ada adiknya nenekku duduk diatas lantai ruko itu. Aku ngerasa lemas, pusing, mual dan rasanya mau pingsan. Jadi selama di ruko itu aku tidur. Sesekali mama suka panggil-panggil aku, karena mama takut aku meninggal.

Ga lama setelah itu, kami semua pergi ke Masjid Raya setelah air udah lumayan surut. Kami merangkak lagi dari atap rumah yang satu ke atap rumah yang lainnya. Begitu sampai ditempat yang udah agak aman, kami semua turun kejalan. Waktu itu tinggi air sekitar selutut orang dewasa. Waktu jalan menuju ke Masjid Raya itu, kami harus jalan dengan hati-hati. Karena sepanjang jalan banyak banget mayat-mayat orang, kayu, kaca, dan benda-benda yang tajam.

Begitu sampai di Masjid Raya, aku ingat ada seorang kakak-kakak yang baik.
Waktu itu aku kehausan. Dan aku bilang sama papa, "Pa, ninin haus..'' *ninin itu panggilan aku kalo dirumah*
Terus papa bilang, "Yah, papa ga punya minum, minta sama orang aja, ya?"
Aku ngangguk. Dan tiba-tiba papa manggil seorang kakak-kakak yang lagi pegang botol Aqua.
"Dek, boleh minta sedikit minumnya?"
Dan kakak itu dengan senyum bilang, "Boleh kok.." kemudian kakak itu langsung ngasih Aquanya ke aku.

Oh iya, selama di Masjid Raya itu, kami nunggu bantuan datang. Entah itu makanan, minuman, atau selimut. Tapi disaat kami semua lagi kesusahan tetap aja ada orang yang iseng. Ada orang yang nyebarin isu kalo tsunami datang lagi. Alhasil kami semua panik dan ketakutan. Semua orang langsung naik keatas jendela mesjid. Tapi ternyata tsunami itu ga datang lagi.

Beberapa saat setelah itu, kami pergi kerumah sodara yang rumahnya ga kena tsunami. Kami ngungsi disana sampe sekitar 1 minggu lebih. Disana kami makan seadanya, palingan cuma mie instan yang satu bungkus dibagi rame-rame. Tidur juga seadanya, kami tidur di teras rumah dengan beralaskan karpet dan tidur berdesak-desakan. Yah, pokoknya kami hidup seadanya waktu itu. Bahkan kami ga punya air untuk mandi dan juga ---maaf--- cebok sehabis BAK ataupun BAB.

Beberapa hari kemudian, aku dan keluargaku berangkat ke Medan. Kami memutuskan tinggal disana selama beberapa waktu. Disana kami tinggal dirumah om-ku. Kami hidup mulai dari 0 lagi. Waktu itu kami ga punya apa-apa selain baju yang ada dibadan. Bahkan uang untuk makan dan berangkat ke Medan aja harus pinjam ke saudara.

Sejak saat itu aku udah ga pernah ke Banda Aceh lagi. Palingan aku cuma liat perkembangannya aja di TV. Setelah beberapa bulan tinggal di Medan aku pindah ke Jakarta, karena kebetulan keluargaku punya rumah disana. Aku tinggal sekitar 1 tahun di Jakarta. Disana aku sekolah di sekolah yang baru, kadang-kadang aku juga masih ingat dengan teman-temanku yang di Aceh. Gimana ya kabar mereka sekarang?

Begitu naik ke kelas 5 SD, barulah aku pindah lagi ke Banda Aceh sampai sekarang. Waktu itu Banda Aceh udah banyak banget berubah, tentunya karena tsunami. Tapi terkadang aku suka membandingkan antara Banda Aceh yang dulu dan Banda Aceh yang sekarang. Dan jawabanku selalu : lebih enak Banda Aceh yang dulu! Entah kenapa rasanya Aceh itu dulu aman, tentram, sejuk, dll.. Ya, terkadang kita memang merindukan masa lalu...


~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~


So, let's pray to our family and our friends in Sleman and Padang!
Aku udah pernah ngerasain gimana rasanya jadi pengungsi. Hidup di pengungsian, makan dan tidur seadanya, dan hidup itu serba kekurangan. Rasanya ga enak banget!

Tapi inilah yang namanya pengalaman. Terkadang pengalaman ga enak itu juga seru kalo diceritain :)

Rabu, 13 Oktober 2010

Ternyata Fania Itu Jadul

Aku sering bertanya-tanya.. Apakah aku remaja yang ketinggalan jaman? Apakah aku remaja yang jadul? Apakah aku remaja yang `ga gaul`?

Yap, aku sering mikir gitu, karena aku ngerasa aku aneh. Kenapa?
Ya kita semua tau sendiri kan, biasanya kalo anak-anak remaja seumuran aku itu pasti lagi ngefans-ngefans nya sama artis-artis, band-band lokal atau bahkan luar negeri yang lagi nge-top, atau apa aja deh yang lagi booming. Tapi aku enggak! Aku sama sekali ga pernah tertarik atau fanatik sama sesuatu sampe
`segitunya`.

Jadi nih, sekarang-sekarang ini kan lagi masa jayanya Justin Bieber, Lee Min Ho, Kim Bum, dll. Dan hampir 100% semua teman-teman disekolah aku itu pasti ngefans sama mereka, ya paling ga salah satu dari mereka yang aku sebutin diatas tadi deh.

Makanya kalo udah jam istirahat, biasanya anak-anak kelasku itu pasti abis jajan di kantin langsung duduk disuatu tempat, bikin lingkaran kecil, dan dengan semangat yang menggebu-gebu ngomongin artis idola mereka itu sama `geng`nya masing-masing.

Dikelasku sekarang, anak-anak perempuannya terbagi ke beberapa kelompok.
Ada kelompok yang maniak film-film drama Korea, ada kelompok yang maniak musik-musik mancanegara, ada kelompok yang maniak komik-komik Jepang, dll. Dan coba tebak aku masuk ke kelompok mana? Ga satu kelompok pun!

Aku suka heran deh, kenapa aku ga pernah suka ama sesuatu hal gitu ya? Entah itu film, musik, binatang, atau komik sekalian. Makanya kadang-kadang aku sering ga nyambung kalo ngobrol sama mereka. Aku udah coba gabung sama mereka, tapi ujung-ujungnya aku pasti kabur juga. Contohnya nih :

1. Waktu itu anak-anak yang maniak komik Jepang lagi ngumpul, mereka lagi bahas komik-komik keluaran terbaru. Dan pas aku dateng, aku denger omongan mereka :

"Eh, komik ****** nomor 27 u
dah keluar belum? Aku belum punya nih!"

"Kayaknya udah deh, tapi ga tau juga. Eh tapi sekarang yang lagi nge-top itu komik ********, aku udah baca komiknya, seru banget lho!"

"Ah masa? Oh iya kalian tau ga, si Edward yang di komik Fullmetal Alchemist udah kawin lho, bla...bla...bla..."

Karena aku ga tau apa-apa tentang yang mereka omongin, aku pun lang
sung ngibrit.

2. Waktu itu aku coba ngum
pul sama anak-anak yang maniak film-film drama korea, kebetulan salah satu temanku waktu itu bawa laptop ke sekolah.

"Eh liat deh video ini, kalian udah pada liat belum? Nih aku putar ya videonya, keren lho!"

setelah video diputar....

"AAAAAAAAWWW!!! KIM BUUUUM!!! I LOVE YOU I LOVE YOU! Ahhh Kim Bum ganteng banget sih disini!!" *tentunya den
gan suara keras, loncat-loncat, dan dengan gaya yang lebay*

"Heeeeh Kim Bum itu cowo aku!! Kamu Lee Min Ho aja sana!"

"Eh ga boleh dong! L
ee Min Ho itu punya aku! Dia Jang Geun Soek aja!"

Dan mereka semua pada ribut rebut-rebutan cowo yang main di film-film Korea itu. Sebelum gendang telingaku pecah, akhirnya aku langsung kabur nyelamatin diri.

3. Waktu itu aku iseng gabung sama anak-anak yang suka Anime. Mereka suka gambar tokoh-tokoh komik yang ada di komik-komik Jepang g
itu. Nah biasanya mereka ini anak-anak yang kalem lho, soalnya mereka pasti ga heboh kayak contoh-contoh yang aku sebutin tadi. Kerjaan mereka sehari-hari adalah cuma duduk diem dikursi, ditemani dengan secarik kertas, sebatang pensil, dan juga sebuah penghapus karet.

Biasanya kalo aku dateng, anak yang satu lagi mendesain baju tokoh komik yang digambarnya, anak yang kedua lagi gambar lekuk-lekuk mukanya, anak yang ketiga lagi ngatur panjang-pendek rambutnya, dll.

Makanya kalo aku gabung sama mereka si pecinta Anime ini aku pasti jadi bingung mau ngomong apaan.

Terus contoh terakhir..

Dua orang teman dekatku, Ariana dan Selvi, mereka maniak musik-musik luar negeri. Dan yang paling mereka suka itu band Laruku, dari Jepang. Karena kebetulan Ariana ini teman sebangku aku dan Selvi ini duduk didepan aku, jadi hampir setiap hari aku dengar mereka ngomongin tentang itu.


"Eh Sel, aku udah dapet lho video Laruku yang lagu terbarunya!" *sambil keluarin hape dan mutar videonya*

"Ihhhh yaampuuun, si Hyde ganteng banget ya!? Padahal dia udah 42 tahun lho! Tapi mukanya kayak anak-anak cowo ABG jaman sekarang!"

"Iya dong, Hyde aku gitu loh!"


"
Eeeeeh enak aja!! Itu Hyde aku!"

"Hyde aku!!"

"Bukan!! Itu Hyde aku!!"


"Aku!"


"Aku!"


Bahkan sering juga mereka rebutan si Hyde itu sampe jambak-jambakan rambut segala.. Hahahahaha.. *tapi cuma sebatas bercanda pastinya*

Oh iya, bukti ke-jadul-an aku yang lain contohnya di dunia FB.

Sekarang ini kan anak-anak remaja itu suka banget tuh, nama akun FBnya gabungan dari nama dia dan artis favoritnya.

Misalnya nama dia Ani, dan dia suka Justin Bieber.
Nama FBnya kurang lebih kayak gini : Anii Justin Drew Bieber
atau kalo mau yang lebih parah, ada juga yang kayak gini : Anii sii Cewe SayanggJustinBieber

Atau misalnya nama dia Tuti, dan dia suka Lee Min Ho.
Kalo si Tuti itu orang normal, kurang lebih nama FBnya : Tuti 'Lee M
in Ho'.
Tapi kalo si Tuti itu orangnya abnormal (alay), kurang lebih nama FBnya : Tutii SayangBwangetzSamaLeeMinHo

Bwahahahaha.. Nah kalo aku?
Sejauh ini, nama akun FB aku tetap pake nama asli aku, Fania Putri Alifa. Dan itu ga pernah aku ubah dari pertama kali aku bikin fb sekitar setahun yang lalu.

Lagian kalopun aku mau ubah, aku mau ubah jadi apa coba?
Binatang yang aku suka itu kucing, tapi ga mungkin kan kalo aku ubah nama FBku jadi : Faniia Sii Cewe Kuciing. Bisa dikira orang aku itu seekor kucing yang waktu malam tahun baru dapat keajaiban berubah jadi seorang manusia.

Atau mungkin ntar ada orang yang baru add aku dan begitu aku confirm, dia bakal ngirim ke wall facebook ku :
"Hey, salam kenal ya, cing! Kamu jantan atau betina?"
Ouh!


Makanya selama ini aku ga mau ubah-ubah nama FB, selain karena ga ada artis atau band yang aku suka, aku pun ga mungkin ubah nama FB pake nama binatang kayak gitu. Hahaha

Terus juga, sekarang di sekolahku lagi heboh-hebohnya gelang PB. Awalnya aku-yang-sama-sekali-ga-tau-soal-tren-masa-kini, ga tau itu jenis gelang apaan.
Sebenarnya sih aku udah lama tau bentuk gelangnya itu gimana, tapi aku sama sekali ga tau kalo ternyata gelang itulah yang disebut dengan gelang
PB. Awalnya aku bingung, aku kira gelang PB itu singkatan dari gelang Point Blank. Bwahahahaha.. Makanya aku heran, memangnya game Point Blank itu bisa dijadiin gelang?

Tapi akhirnya kebingungan
aku itu ga bertahan lama. Karena pada akhirnya, waktu aku les bahasa inggris, teman-teman sekelasku membahas tentang gelang PB, soalnya ada teman les-ku yang make gelang itu ke les, dan yang namanya `cewek`, pasti deh langsung cuap-cuap ga jelas tentang fashion ya kan? Nah saat itulah aku baru tau kalo ternyata itu yang namanya gelang PB (padahal itu gelang lagi nge-top banget sekarang). Dan disaat itu jugalah aku tau, kalo ternyata gelang PB itu ternyata memang benar-benar bukan singkatan dari gelang Point Blank, tapi Power Balance.

Inilah dia bentuk gelangnya :














Dan itu berarti masih meninggalkan sebuah pertanyaan yang besar buat aku.
"Aku remaja yang ketinggalan jaman-kah?"

Karena disaat semua orang seusiaku suka Justin Bieber, aku enggak.
Disaat semua orang seusiaku suka Maikel Jeksen, aku enggak.
Disaat semua orang seusiaku suka Robert Pattinson, aku enggak.
Disaat semua orang seusiaku suka komik ini komik itu, aku enggak.
Disaat semua orang seusiaku ngubah nama FB, aku enggak.
Disaat semua orang seusiaku gaya-gayaan pake gelang PB, aku enggak.

Satu-satunya hal yang aku suka itu kucing.
Tapi....ga mungkin kan kalo aku teriak-teriak dikelas :

"Yaampuuun tau ga sih, kucing aku yang kemarin bunting sekarang udah melahirkan lho, anaknya 4, yang jantan 2 yang betina 2, warnanya kuning belang-belang, bla...bla...bla..."

Sedangkan semua teman-temanku selalu heboh tentang idola mereka.

"Ihhh yaampuun si Robert Pattinson keren banget ih! Andaikan aku bisa jalan-jalan ke Amrik sama dia! Ohhh.."

atau

"Eh tau ga? Masa Pasha Ungu mau nikah lagi sih? Sebel deh! Padahal cewenya kan jelek. Bla....bla....bla...."

Kan ga lucu, disaat mereka lagi heboh-hebohan dengan artis idola mereka, ehh aku tiba-tiba muncul dengan topik kucing dirumahku udah melahirkan dan beranak 4.

Oke deh. Setelah sekian lama aku ngalor ngidul disini. Akhirnya aku capek juga. Dadah! Sampe jumpa di postingan selanjutnya ya! :D

Kamis, 07 Oktober 2010

It was my first (bad) experience

Halo! I want to talk you about my first experience at school. Bad experience tentunya..

Jadi selama beberapa hari ini di kota tempat tinggalku, Banda Aceh, hujan lagi gencar-gencarnya turun. Dan itu membuat aku selalu telat kesekolah dan males belajar. Kenapa? Karena pas hujan pagi-pagi enaknya ngumpet didalem selimut dan akhirnya aku jadi selalu telat bangun pagi karena keasikan bobok dan juga setiap disekolah aku bawaannya pengen makan baksooo terus. Makanya jangan salahkan aku kalo akhir-akhir ini aku selalu telat dateng kesekolah (bahkan si pak satpam udah hapal muka aku sebagai anak-yang-selalu-telat-kesekolah-kalau-musim-hujan) dan juga males belajar karena aku lagi suka nongkrong di kantin makan bakso pas hujan-hujan gini.. So kesimpulannya adalah : salahkanlah hujan! jangan salahkan saya! hehe

Karena lagi musim hujan gini, taman-taman dan lapangan di sekolah jadi becek.. Makanya itu, waktu hari Rabu kemarin, aku memutuskan pake sepatu warna hitam kesekolah (seharusnya kalo hari Rabu itu pake sepatu putih) supaya sepatu putih ku itu ga kotor.

Awalnya sih aku biasa-biasa aja. Toh selama ini banyak kok anak-anak yang pake sepatu yang warnanya ga sesuai dengan seragam sebenarnya, apalagi kalo musim hujan. Alasannya klise dan simpel sekali : Takut sepatu kotor, atau sepatunya belum kering dicuci karena selama ini hujan terus. Dan selama ini aku menganggap, guru-guru disekolah pasti maklum akan hal itu.

Tapi ternyata apa yang aku pikirin itu salah! SALAH TOTAL!

Waktu aku temenin salah seorang teman aku ke kantin, tiba-tiba aku kepergok sama guru piket di gedung kelas 1. Ibu itu bilang :
"Eh, kamu kenapa pake sepatu hitam?"

Aku jawab, "I..Iya..Bu.. Sepatu putih saya kotor. Belum kering karena kemarin baru dicuci"

"Oh gitu, yaudah. Besok-besok jangan pake sepatu hitam lagi ya!" Kata ibu guru piket yang berbaik hati itu. DAN AKU SELAMAT! Bwahahahaha

Beberapa menit kemudian, aku temenin teman aku yang lain ke kamar mandi. Dan karena kelas aku paling diujung ujung ujung, kalo mau ke kamar mandi, otomatis harus ngelewatin meja guru piket lagi. Karena kalo diibaratkan dengan magnet, kelasku itu kutub utaranya, nah kamar mandi itu kutub selatannya. Jadi kelasku dan kamar mandi itu letaknya dari ujung ke ujung.

Begitu ngelewatin meja piket, aku ketemu sama seorang guru piket lagi. Sayangnya aku ga tau nama ibu ini siapa, beliau ngajar pelajaran apa, dll.

Seperti merasa menemukan mangsa, ibu itu pun memburu saya! (baca : seperti merasa menemukan murid untuk diadili, akhirnya ibu itu pun memanggil saya!)

"Hey kamu kamu! Kenapa kamu pake sepatu hitam? Sini kamu!"

Aku sebagai makhluk yang tidak berdosa pun datang ke meja ibu itu. Dan ibu itu ngulang lagi pertanyaan tadi :

"Kamu kenapa pake sepatu hitam? Kamu tau kan hari ini hari apa?"

Aku diam + nunduk. Ibu itu ngulang lagi pertanyaannya.

"Hey, kamu tau kan hari ini hari apa? Kenapa kamu pake sepatu hitam? Ini kan hari Rabu, seharusnya pake sepatu putih kan?"

Dan dengan semangat membara, aku menjawab dengan lantang :

"Lho emangnya Ibu pikir saya ini pocong!? Udah saya pake jilbab putih, baju putih, rok putih, kaus kaki putih, masa sepatunya putih lagi? Memangnya saya ini pocong apa, pake putih-putih semua dari ujung rambut sampe ujung kaki!??"

Oh my god. Oke, kalian semua pasti tau kan yang diatas itu bohongan?
Yap, sebagai manusia normal yang masih ingin hidup sangat tidak mungkin aku ngomong seperti itu ke guru. Hahahahaha


Kejadian yang sebenarnya adalah :

"Hey, kamu tau kan hari ini hari apa? Kenapa kamu pake sepatu hitam? Ini kan hari Rabu, seharusnya pake sepatu putih kan?"

"I..iya..Bu, sa..sa..saya tau, tapi sepatu putih saya masih basah Bu, kemarin baru dicuci tapi sekarang belum kering, kan akhir-akhir ini hujan terus.."

"Halah.. Ada aja alasan. Yaudah, sekarang buka sepatu kamu! Nanti setelah pulang sekolah baru boleh kamu ambil lagi di Ruang BK!"

OH MY GOD! Aku bener-bener ga ngerti. Selama ini kan hujan terus, pasti banyak anak-anak yang pergi kesekolah dengan seragam yang ga sesuai. Entah karena bajunya basah, celananya kotor, sepatunya belum kering, dll..
Tapi...tapi kenapa Ibu itu ga bisa memakluminya!???

Oke, sebagai murid yang patuh, aku langsung buka sepatu hitamku, aku kasih ke Ibu itu, dan kemudian Ibu itu bawa sepatu ku kedalam Ruang BK, yang tepat berada disamping meja piket.

Dan kalian pasti bisa bayangin kan gimana aku sekarang?
YAK! Hari ini sepanjang sekolah aku GAK PAKE SEPATU. Belum lagi, ada anak-anak kelas 1 yang jalan sambil ngeliatin aku disana. Terus salah seorang dari anak-anak kelas 1 itu ngomong gini dengan muka heran bercampur iba bercampur kasian :

"Kak, kakak kenapa? Kakak dihukum ya?"

Dan aku cuma bisa nyengir. Anak-anak kelas 1 itu pun pergi.

Jadi selama disekolah itu aku cuma berdiam diri dikelas, duduk di meja dan kursi kesayanganku itu, sambil nulis-nulis dan nyoret-nyoret ga jelas. Sampe-sampe salah seorang temanku bilang, "Fan, kamu tuh kayak orang lumpuh!" Bwahahaha.. Ya jelaslah, gara-gara sepatu aku disita itu kan aku jadi ga bisa jalan dan pergi kemana-mana.

Penderitaan pun belum berakhir. Waktu hari Rabu, jam pelajaran terakhir dikelasku itu TIK. Dan kalo jam TIK, otomatis kami semua harus pergi ke Lab. Komputer.
Nah! Berhubung Lab. TIK itu letaknya sangat-sangat jauh dari kelasku, yaitu ada dilantai 2, sedangkan kelasku dilantai 1, aku bingung. Aku mau jalan ke Lab pake apa!?

Akhirnya dengan kaki telanjang aku digotong rame-rame sama teman-teman dari kelas menuju ke Lab. Semua orang yang ada disitu heran, heran, dan heran. Dan waktu itu aku sangat amat malu.. Huaaaaaah
Tapi akhirnya aku tetap sampe kesana dengan selamat dan sehat walafiat.. Makasih buat teman-teman yang waktu itu sudah membantu aku. Hahaha

Dan pas pulangnya, aku langsung buru-buru ngacir ke ruang BK buat ngambil sepatu. Dan alhamdulillah sepatuku itu masih ada disitu. Tadinya aku takut Ibu itu curi :P

Oh iya, tadi aku iseng-iseng ngintip dan jalan-jalan bentar ke blog-nya Mas Rizkimufty. (Hah? Mas!? Lu kira dia mas-mas yang jualan es cendol di sekitaran Monas? Gaul banget ya mas-mas jualan cendol punya blog! Waaaw!) OKE SKIP!

Nah jadi waktu aku jalan-jalan disana, ternyata dia sudah membuat kan aku secangkir cappuchino.
TAPI cappuchino-nya dalam bentuk award. YAK! Teman blog saya yang satu ini memang rajin bagi-bagi award ya? Sepertinya dia ini seseorang yang baik hati, suka berbagi kepada sesama, pintar, rajin menabung, dan....dan itu aja deh kayaknya. *cepat-cepat aku stop sebelum ntar malah tambah ngawur*

Okelah, ini dia secangkir cappuchino hangat award dari dia :



Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan sebanyak-banyaknya kepada Rizkimufty. Semoga blog-mu tambah axis, ehh salah deng! Eksis maksudnya. Kalo axis itu nama operator seluler kan ya!? Semoga blog-mu tambah banyak pengunjungnya, tambah bagus, dsb...

By the way.. Sama seperti award sebelumnya, siapa pun yang mau ngambil award ini boleh-boleh aja. TAPI syaratnya adalah : kalian adalah follower blog aku ini + lapor dulu ya kalo mau ngambil ^^

Yaudahdeh, dikarenakan mata sudah tidak bersahabat, aku harus mengakhiri postingan malam ini.. Huaaaam.. Bye bye!

Sabtu, 02 Oktober 2010

Ketika Keusilanku Menjadi-jadi

Heey!! Apa kabarnya semua? Oh iya aku udah 14 tahun loooh.. Hahahaha.. Yap, tepatnya hari Jum'at, 01 Oktober 2010 kemarin aku berulang tahun yang ke-14. Sebenarnya aku masih kesal sih, soalnya itu tandanya aku masih harus nunggu 3 tahun lagi buat punya SIM, bikin KTP, dan ikutan nyontreng kalo Pemilu..

Terus juga, aku bilang sama mama kalo aku kepengen dirayain di KFC. Aku pengen dirayain pake badut Chaki, acara di ruang yang penuh balon warna-warni, terus ngundang semua temen-temen sekolahku, dan juga sewa MC yang bisa
sulap. Seru kan? Tapi sayangnya mama bilang,
"Fania, kamu itu sudah gede nak, kamu ultahnya masih mau ditemenin sama badut KFC yang gendut-gendut itu? Siapa sih namanya? Cha...chi...chiki ya? Siapa sih?"
Dan waktu itu aku yang ngerasa masih kecil dan imut-imut, langsung lari ke kamar dan berdiri di depan cermin. "Apa bener mama bilang aku udah gede?"
Ternyata pas aku liat di cermin, "oh iya bener aku udah gede.."

Oke oke oke, yang diatas itu sama sekali ga penting dan 100% hanya khayalan aku aja.

Ah iya, selama beberapa hari ini ucapan selamat ulang tahun terus berdatangan. Ga lewat sms, ga lewat facebook, ga lewat dunia nyata, semuanya ada. Dan seperti biasanya, ucapan-ucapan ultahnya gini "Happy birthday ya fania. Wish you all the best" atau sekarang ucapan yang lagi nge-tren adalah cuma menuliskan "HBD" aja, yaitu singkatan dari Happy Birth Day. Hahahaha Tapi dari sekian banyak ucapan ulang tahun yang datang, ada 2 ucapan yang sangat amat menarik hati. Ucapannya ini berbeda dari ucapan-ucapan ultah yang lain.

Ucapan yang pertama yaitu ucapan dari teman sekelasku yang sekaligus salah satu teman dekatku dari kelas 1 SMP, Selvi. Kalo mau tau nama lengkapnya ini nih : Selviana Hardianty. Selvi ini nih orang yang pertama kali ngucapin ultah ke aku waktu aku di sekolah, dia dengan semangatnya teriak, "HAPPY BIRTHDAY FANIAAA!!" yang sukses bikin muka aku merah karena malu.. Hahahaha.. Terus sorenya dia ngirim wall ke facebook ku :


"Fania happy birthday ya.. Semoga panjang umur, tambah pinter, sehat selalu, dan ga suka nyanyi lagunya Mariah Carey lagi kalo dikelas..."


Hahaha.. Sekedar info, sekarang ini aku lagi tergila-gila lagunya Mariah Carey yang berjudul Hero. Itu loh, kalian udah pernah nonton iklan M150 yang baru belom? Nah, backsoundnya itulah lagu Hero. Sebenarnya lagunya udah jadul sekale, tapi entah kenapa waktu aku nonton iklan itu aku jadi jatuh cinta sama lagu itu dan cepat-cepat buka internet buat download. Nah, jadi aku sama seorang temanku dikelas yang namanya Sandra, kami suka nyanyi lagu itu kalo dikelas lagi ga ada guru. Kami nyanyi gede-gede sampe seluruh kelas tutup kuping karena ga tahan lagi dengar nyanyian kami. Nah, makanya tuh si Selvi berharap aku mau hilangin kebiasaan `gila` aku itu.

Terus yang kedua, ucapan dari teman sekolahku juga. Namanya Nabil, kalo mau tau nama lengkapnya ini nih : T. M. Nabil Rivolsa. Nah jadi si Nabil ini ngucapin aku lewat sms, tapi dia ngucapinnya telat. Aku ultah tanggal 1 ehh dianya malah ucapin aku tanggal 2. Jadi di suatu hari yang cerah, dimana sang mentari sedang bersinar indah, hp yang kuletakkan di kantong celanaku berbunyi. Waktu aku liat, ehh taunya ada sms. Dan waktu aku liat lagi, ehh taunya itu sms dari Nabil. Dia sms aku gini :


"Fan.. Sorry ya, aku baru tau qe birthday, selamat ulang tahun! Padahal aku mau beliin qe kado lho, tapi qe aja ga ada kasih kado waktu aku ultah kemarin, ga jadi aku beli deh kadonya. Yaudahdeh, selamat dapat kado dari orang!"


PS : "Qe" itu artinya "kamu" dalam bahasa aceh

Bwahahaha.. entah kenapa aku jadi ketawa-ketawa sendiri baca sms dari si Nabil itu. Dia dengan gaya humoris-gak-jelasnya sukses bikin aku sakit perut. Oke, kata-kata yang bikin aku ketawa ga berhenti-berhenti adalah : Selamat dapat kado dari orang! Ckckck apa coba maksudnya? dasar manusia aneh.
Jadi si Nabil ini katanya ga mau beli kado buat aku karena waktu dia ultah kemarin, dia minta aku beliin komik detektif conan 1 paket dan aku ga mau beliin. Bwahahahaha.. Jadi dia balas dendam nih kayaknya..

Okelah, dari sekian banyak ucapan ultah, itulah 2 ucapan yang sangat menarik hati dan sukses bikin aku sakit perut karena ketawa. Tapi buat semuanya yang udah ngucapin, thanks banget ya!! :)


Oh iya, sebenernya di postingan kali ini aku mau cerita tentang keusilan aku yang sepertinya akhir-akhir ini kambuh lagi. Dan korban keusilan aku ini adalah teman-teman chatting aku di Omegle.
Jadi akhir-akhir ini aku lagi suka isengin orang di Omegle, dan aku sangat suka berbuat dan bersikap yang aneh-aneh sama teman chatting aku itu. Misalnya nih : Aku pura-pura jadi orang yang bego dengan cara sok-sok ga tau apa itu ASL (Age, Sex, and Location), bahkan aku juga pernah pura-pura nyamar jadi nenek-nenek 50 tahun dari Afrika Selatan, dan teman chatting aku itu percaya!
Aku juga pernah nyamar jadi orang lebay yang ka
mpungan dan sangat amat jadul. Tadi kan aku udah bilang tuh, aku lagi suka banget sama lagunya Mariah Carey - Hero. Jadi waktu aku chatting sama si orang yang di omegle itu, aku tulis lirik lagu Hero dengan tulisan yang gede-gede dan bawahnya aku tulis :


"Ouuuhhh I'm very very love Mariah Carey!! I love her song!! I love her so much you know? Do you love her too? Ouuuh you same like me!! You must be a Mariah Carey's fans!!! Your life will be wonderful with her songs!! Let's buy her CD!!"

Nah liat tuh, lebay banget kan? Tapi tenaaang, kalo di dunia nyata aku ga gitu kok..

Eh!? Padahal kemaren baru Idul Fitri dan maaf-maafan, tapi kok sekarang aku udah bikin dosa lagi ya? Ckckck

Yaudahdeh, ayo sekarang kita membahas tentang award.
Baru-baru ini nih aku dapet kado ulang tahun award dari Rizkimufty.. Ini dia awardnya :



Waaw, awardnya colorful sekali.. Hahahaha.. Thanks yoo Rizki!
Oh iya, katanya nih ada pertanyaan yang mesti dijawab sama si penerima award yang cantik ini :

"Apa arti sahabat yang sesungguhnya?"


My answer : "Sahabat itu.. Orang yang paling mengerti kita, mau mengerti kita, dan akan selalu mengerti kita. Apapun keadaannya, sahabat akan menemani kita dan bersedia menjadi `tong sampah` untuk membuang semua isi hati kita. Sahabat itu ga ada duanya. Punya 1 sahabat jauh lebih berarti daripada punya 1000 teman..."

Berhubung teman blog-ku ini cuma sedikit (sangat sedikit malah), jadi siapa-pun yang mau ngambil award ini boleh-boleh aja kok.. *asalkan jangan lupa cantumkan nama si pemberi award ya :p*

Dan selanjutnya adalah : Backling post!

1.) Fellicia Putri
2.) .Audreys.
3.) Puteri Permata Sari Daulay
4.) Ayu Octasihu Fivelia S.
5.) Nami Minamoto
6.) Elsha Giovanni
7.) Jeng Hana
8.) Aul-home
9.) Rizkimufty
10.) Fania

Masukin nama kamu di urutan yang paling bawah, terus hapus nama yang paling atas..

Okedeh, sekian dulu ya postingan malam ini....
Aku mau lanjut baca Marmut Merah Jambu-nya bang Raditya Dika nih, karena ada tugas sekolah yang mengharuskan saya meneliti buku-bukunya bang Dika. See you!!

Rabu, 22 September 2010

Biologi, I Love You But NOW I Hate You!

It's just my curhatan yang gapenting dan ga jelas..

Sekarang tuh aku lagi keseeeeeeeeeeeeeeel sekali!
Huft. Rasanya aku ga mood ngapa-ngapain. Aku cuma pengen bobok ditempat tidur selama-selamanya dan ga bangun-bangun lagi. Supaya aku ga tau dan ga ngerasain masalah-masalah didunia nyata ini.. Huhuhuh

To the point aja deh ya..
Di sekolah, pelajaran yang paling aku suka (dari SD sampe SMP sekarang) itu pelajaran biologi. Rasanya kalo udah jam biologi tuh semangat aku memuncak, menggebu-gebu, senang, bahagia, dan aku yang tadinya lemes (entah karna puasa, capek, dll) bisa ilang hanya karna ngeliat sang ibu/bapak guru biologi masuk kelas *lebay*.
Nah temen-temenku itu semuanya pada heran sama aku, menurut mereka, biologi itu adalah pelajaran yang membosankan. Karna kerjaannya cuma ngapalin nama-nama latin, ngapalin bagian-bagian tubuh orang, ngapalin ini ngapalin itu. Tapi, sejak pertama aku belajar biologi, aku langsung falling in love at the first sight sama bio. Hahahahah. Pokok'e biologi is my life ;)

Oh iya, waktu pertama kali masuk SMP (kelas 1), aku senang banget waktu tau kalo wali kelasku di kelas 1 itu guru Biologi. Rasanya enak aja gitu kan punya wali kelas yang ngajar pelajaran favorit kita. Waktu kelas 2 sih, wali kelasku guru biologi juga. Tapi mungkin karna gurunya cowok kali ya, jadi aku rada-rada ga semangat gitu.. Wekekekek
Nah cuma waktu kelas 3 ini aja yang beda, ternyata wali kelasku guru bahasa indonesia.. hehe

Ah iya, aku kok jadi cerita panjang lebar? Langsung aja ke kejadian yang bikin aku kesel ya >.<

Nah jadi Ibu R ini kalo ngajar punya satu sistem, yaitu : SISTEM BELAJAR KELOMPOK. Jadi waktu pertama kali masuk pelajaran bio dikelas 3 ini, kami (anak-anak kelasku) langsung dibagi kedalam beberapa kelompok. Yang bikin kesel, kelompoknya ini ditentuin sama Ibu R, dan menurut info yang kami dengar dari kakak-kakak kelas yang dulu, Ibu R ini rada-rada killer (KATANYA YAAA.. Bukan aku yang bilang lho :p) jadi kalo kita ga setuju ama kelompok yang ditentuin, kita ga bisa protes sama sekali. Nah kelompok ini kelompok permanen, maksudnya, selama setahun kami dikelas 3, kelompok ini ga bakalan diubah-ubah. Sampe kami tamat sekolah, kelompoknya bakal gituuuu terus... Makanya aku berharap banget, aku bisa sekelompok sama orang-orang yang bisa diandalin laah.. Yang otaknya lumayan pinter, mau kerja, rajin, dll. Karna kelompok ini bakalan mempengaruhi nilai biologi kita selama setahun itu. Kalo hasil kerja kelompoknya jelek ya nilai kita jelek, kalo hasil kerja kelompoknya bagus ya nilai kita bagus...

NAMUN TAKDIR BERKATA LAIN!!!
Waktu Ibu R nentuin kelompoknya, aku malah sekelompok sama orang-orang yang justru sangat amat tidak aku harapkan. OHMAIGOT.
Rasanya bagaikan disambar petir disiang bolong! *halah*

Bayangin aja ya, aku masuk ke kelompok yang namanya MELATI, dengan anggota 4 orang, yaitu :
1. Aku
2. Si A
3. Si R
4. Si F
maaf namanya aku sensor ya..

Oke, asal kalian tau aja, entah kebetulan atau enggak, waktu Ibu R nentuin kelompok, aku berdoa banget banget banget supaya ga sekelompok sama mereka. Tapi aku JUSTRU SEKELOMPOK SAMA MEREKA. Ohmaigot. Astaga. Ya Allah.
Mungkin kalian bingung kenapa aku ga mau sekelompok sama mereka-mereka ini, bukannya aku ga setia kawan atau aku pilih-pilih kawan, tapi................ini dia alasannya :
Temenku yang Si A itu, dia itu orangnya pemalas. Semalas-malasnya aku, lebih malas dia lagi. Kalian tau kan gimana malasnya aku? Nah!
Temenku yang Si R itu, dia jarang pergi kesekolah. Jadi si R baru-baru ini sakit, dirawat dirumah sakit sampe sekitar sebulan. Nah sekarang inipun dia masih sering kerumah sakit buat ngambil obat dan rawat jalan. Jadi kalo ada tugas-tugas kelompok, dia pasti repot kan?
Dan temenku yang si F, dia itu anak cowok yang paling bandel dikelasku. Semua guru-guru juga udah banyak yang nge-cap dia anak paling bandel dikelas. Jadi yah, bisa kalian bayangin dong? Dia itu ga pernah open pelajaran kalo disekolah.

Nah sekarang coba bayangin gimana nasib aku berada dikelompok dengan temen-temen yang kayak gitu? Rasanya aku lebih baik kerja sendiri daripada sekelompok sama mereka. Huft, aku bukannya sok rajin, sok pinter, atau sombong. Tapi.....kalo kalian jadi aku? Kalian pasti juga gitu kan? Yang jadi masalah adalah : KELOMPOK ITU ADALAH KELOMPOKKU SELAMA SETAHUN BERADA DIKELAS 3 INI. Aku ga bisa bayangin gimana nilai-nilai biologiku nanti.. Rasanya aku paling maleeeeesss kalo udah hari senin! (Karna jam pertama upacara, dan jam terakhir biologi).

Ya, aku tau. Mungkin beberapa dari kalian yang baca curhatan aku diatas itu bakal ngira aku itu sombong, ga setia kawan, milih-milih kawan, atau apalah. Tapi, aku bener-bener kesel sama semua itu!!!! Terserah deh orang mau bilang apa yang jelas aku kesel kesel kesel.. Huuuu

Oh iya, hari senin kemaren, kami semua dikasih tugas sama ibu R. Kami disuruh bikin makalah tentang sistem ekskresi (yang tentunya berkelompok -____-) dalam waktu satu minggu. Belum lagi harus presentasi kedepan, hapal materinya, cari bahan, dll. Dan kalian pasti bisa bayangin kan gimana MALESnya dan KESELnya aku ngerjain tugas-tugas itu. Ditambah lagi anggota kelompokku GA ADA YANG PEDULI MAKALAH ITU SATUPUN! Oke, dan itu tandanya aku harus kerjain semuanya sendiri. Aku ulangin, SENDIRI! Aku harus ngerjain semuanya sendiri dalam waktu seminggu.

Sekarang, biologi yang dulunya aku suka, cinta, sayang udah berubah jadi biologi yang aku benci. Huft
Semoga penderitaan ini akan segera berakhir. Doain ya.

AH IYA!!! Tapi selama belajar biologi dikelas 3 ini, ada juga lho kejadian lucu yang awalnya bikin kami (anak-anak kelasku) semua ngerasa senang, bangga, bahagia, tapi akhirnya kami semua sedih tapi ketawa terbahak-bahak. *penyusunan kata-katanya jelek banget. maklumlah saya bukan penulis handal.. wekekek*

Jadi gini nih.. Guru biologi ku, Ibu R, terpilih jadi guru teladan dari provinsi Aceh. Dan beliau diundang ke Istana Negara waktu tanggal 17 Agustus. Nah rencananya, Ibu R mau bawa rekaman tentang proses belajar-mengajar disekolahku, buat diputar di Istana Negara dan ditonton sama Presiden SBY. Dan kebetulan banget, kelas kami yang dipilih sama Ibu R buat jadi murid-murid yang disyuting dan direkam terus diputar di Istana Negara itu.
Jadi waktu itu kami semua disuruh ke Lab. Biologi, disuruh belajar sebentar, dan akhirnya kami disuruh presentasi kedepan ngejelasin tentang sistem syaraf. Nah waktu guru ngejelasin pelajaran dan murid-murid presentasi kedepan, waktu itulah kami direkam pake handycam (kebetulan yang ngerekamnya itu anaknya Ibu R) dan kemudian bakalan diputar di Istana Negara pas tanggal 17 Agustus nanti.
Setelah semuanya selesai, kami semua seneng banget! Yaiyadong, gimana ga seneng? Rekaman hasil presentasi kami itu bakalan dibawa ke Jakarta dan ditonton sama Presiden dan Mentri *sombong dikit gapapa kan? :p*

Akhirnya ga lama......Ibu R berangkat ke Jakarta, tentunya sambil bawa rekaman kami itu. Waktu itu kami semua udah senang-senang dan heboh-heboh ga jelas. Bwahahahaha.. Yaudahdeh, jadi kami nungguin sampe abis lebaran (karna waktu itu lagi libur puasa dan baru masuk sekolah lagi pas abis lebaran). Dan tibalah saatnya hari senin pertama sekolah!
Kebetulan Ibu R ngajar dikelas kami setiap hari senin. Jadi kami udah ga sabar pengen denger cerita tentang rekaman yang diputer di Istana Negara itu.

Akhirnya, masuklah Ibu R kekelas kami pas udah jam pelajaran Biologi. Abis beri salam dll, akhirnya tanpa basa-basi dan kami tanya-tanya lagi, Ibu R dengan semangatnya bilang :
"Nak, ibu udah bawa rekaman kita yang di Lab waktu itu, Ibu juga udah rencana mau putar waktu di Istana Negara, tapi..........."

Kami semua bertanya-tanya, "Tapi apa Bu???"

Ibu R akhirnya bilang, "tapi pas mau diputar tiba-tiba kasetnya macet!"

Oh mai got. Akhirnya kami semua ketawa-ketawa ga jelas dikelas. Udah capek-capek nungguin kabar dari Ibu R, ehhhh ternyata kasetnya MACET! Bwahahahaha...
Dan pupuslah harapan kami buat ditonton sama Pak SBY... Ckck

Rabu, 08 September 2010

Selamat Lebaran dan Tukang Becak

Hai! Sebelum memulai postingan kali ini, aku mau ngucapin Selamat Menjalankan Ibadah Puasa bagi kalian yang menjalankan *telat sekali ya ngucapinnya? padahal ini udah puasa ke-28..ckck.. tapi daripada ga ngucapin, lebih baik terlambat daripada ga sama sekali kan? hehe* dan juga aku mau ngucapin Selamat Hari Raya 'Idul Fitri 1431 H bagi kalian yang merayakan *nah kalo yg ini ga telat*.



Mohon maaf lahir dan bathin ya!! Maaf banget kalo selama ini aku ada salah sama kalian.. Namanya juga manusia ya kan? ^^

Oke, back to the title!
Kenapa aku nulis judul "Selamat Lebaran dan Tukang Becak"?
Itu ya karena aku mau ngucapin happy lebaran buat kalian (udah kan yg diatas?) dan juga aku pengen curhat about tukang becak. Kalian tau becak kan? Kalo kalian ga tau itu namanya udah keterlaluan.. Ckckckck.. Tapi mungkin ada beberapa diantara kalian yg MEMANG SAMA SEKALI ga tau apa itu becak. Jadi yaaa aku post aja ya gambarnya disini :


ini dia yg namanya becak

Nah, akhir-akhir ini aku sering kepikiran tentang seorang tukang becak. Entah itu orangnya, becaknya, bahkan juga kehidupan si tukang becak itu.
Ini sebenernya udah lama aku rasain, tapi ntah kenapa rasa itu 'memuncak' pada akhir-akhir ini. Ini semua bermula saat aku jalan-jalan di Bandung. Jadi udah beberapa hari ini, aku pergi ke Bandung buat ngabisin liburan puasa + lebaran (berhubung di sekolahku itu kalo puasa dan lebaran liburnya sampe sebulan lebih). Disini aku kalo mau pergi-pergi atau sekedar jalan-jalan keliling kota, pasti naek angkot, berhubung aku ga ada kendaraan disini. Jangankan mobil, sepeda pun tak punya! Kalian tau angkot kan? *jangan-jangan ga tau juga nih :p*. Atau kalo cuma ketempat yg deket-deket doang, biasanya naik becak.

Nah disinilah itu semua terjadi.
Di Bandung itu, adanya becak dayung. Bukan becak motor kayak di kota asalku (Aceh). Ternyata kalo urusan becak lebih elit becak di Aceh ya daripada di Bandung? Wahahaha..
Becak dayung itu bentuknya kurang lebih seperti ini :



Oke, kita semua tau kan, kalo ngendarain becak dayung itu jauh LEBIH SUSAH daripada becak motor. Bayangkan, seorang tukang becak harus mendayung sebuah becak dengan penumpang didalamnya. Belum lagi kalo penumpangnya seperti saya. Wahahahaha :P

Nah, suatu hari, pas pulang dari sebuah tempat rekreasi di Bandung (aku sengaja ga nyebutin namanya, ntar dikira promosi :p), aku dan mama pulang naik becak. Dan yg seperti aku bilang diatas tadi, kami naik becak dayung!
Coba bayangin, penumpangnya 2, belum lagi barang2 yang kami bawa. Dan ironisnya, tukang becaknya itu seorang kakek-kakek :'(


Sekedar info nih, entah kenapa aku kasiaaan gitu kalo ngeliat kakek-kakek daripada nenek-nenek. Rasanya gimana ya? Susah dijelasin lah! Pokoknya setiap ngeliat kakek-kakek itu, aku ngerasa sedih, kasian, iba, dsb.. Apalagi kalo kakek-kakek yang udah manula, alias udah pake tongkat, atau yang jalannya harus dituntun karna matanya udah agak kabur bahkan mungkin buta. Rasanya aku pengen banget nolongin dia. Tapi yah, aku bukan siapa-siapanya dia kan? Ntar takutnya malah dia kirain aku tukang copet atau hipnotis lagi. (Sekarang kan lg heboh tuh copet ama hipnotis).

Oke lanjoot ke cerita. Waktu kakek ini dayung becaknya, dari mukanya itu udah keliatan kalo dia itu udah 5L alias lemah, letih, lesu, lunglai, dan.....L satu lagi apaan ya? Lupa nih.. Weheheh
Apalagi itu udah malem, kami pulang lewat jalan yg sangat amat gelap ga ada lampunya, belum lagi waktu itu kalo ga salah malem minggu, jadi jalanan penuh dan macet sehingga rawan kecelakaan. Aku sebenernya kasian sama kakek itu, tapi yaaah....ingin hati memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai. Kalau dihubungkan dengan kasus ini, kata-katanya berubah jadi : Ingin hati menolong tukang becak itu, apa daya itu ga mungkin *okeokeoke, aku tau ini sama sekali ga nyambung alias garing. tapi ini ga bermaksud buat lucu-lucuan kok.. hehe*

Itu kisah pertama. Lain lagi kisah kedua.
Waktu itu (pemerannya masih sama, aku dan mama aku), kami mau pergi ke dokter gigi dari sebuah mal. Waktu itu kota diguyur hujan sangaaat deras *bahasanya dramatis amet*. Berhubung waktu itu kami ga nemuin angkot dan kalopun naik angkot pasti repot karna ujan-ujan gitu, jadilah kami naik becak *kayaknya lebih repot naik becak ya daripada angkot?*. Dan LAGI-LAGI kami naik becak yang tukang becaknya kakek-kakek.
Yang tambah bikin hati aku tambah kasian, bapak ini orangnya baiiiik banget. Dia itu baik, ramah, dan juga sopan. Padahal jarak dari mal ke dokter gigi itu jauh banget lho, apalagi lewat jalan besar. Bayangin aja, sebuah becak jalan ditengah-tengah jalan raya yang isinya mobil-mobil gede, truk, bis, dll. Mungkin kalo pake CCTV becak itu nampaknya cuma seupil.

Ditengah ujan deras itu, bapak itu tetep ngedayung becaknya dengan semangat. Aku sih enak aja duduk didepan sambil liatin pemandangan. Tapi bapak itu? Kakinya ngedayung becak, tangannya megangin stang becaknya, mukanya harus selalu liat kanan-kiri mana tau ada mobil atau motor, ditambah lagi waktu itu ujan deras.. Ckckckck

Ditengah-tengah perjalanan, entah kenapa aku mau nangis. Aku mikir.....

"Gimana ya kehidupan si bapak ini?"

"Dimana dan gimana bentuk rumahnya?"

"Cukupkah penghasilan dia sehari-hari yang adalah seorang tukang becak buat dapetin sepiring nasi untuk dia sendiri dan istri serta anak-anaknya?"

"Gimana ya perasaan dia kalo ngeliat orang lain kerja dikantor yang mewah, makan makanan yang enak, dan juga pake baju-baju yang mahal?"

"Gimana keadaan bapak itu pas hari lebaran nanti? Aku punya baju baru, celana baru, dan pastinya dirumah itu ada banyak makanan khas lebaran yang berlimpah ruah. Sedangkan dia?"

Aku ga bisa membayangkan kalo aku ada di posisi bapak itu. Aku pasti sedih. Sediiiiiih banget.

Aku masih bisa sekolah disekolah yang bagus. Gimana dengan sekolahnya anak-anak seorang tukang becak?
Aku masih bisa makan makanan yang enak. Gimana dengan tukang becak dan keluarganya?
Aku masih bisa jalan-jalan naik motor/mobil. Gimana dengan tukang becak dan keluarganya?
Aku masih bisa beli baju, celana, tas, dan semua hal yang aku pengen. Gimana dengan seorang tukang becak?

Okeokeoke, aku tau curhatan aku kali ini lebay. Tapi...tapi...tapi...inilah gunanya blog kan? Tempat untuk berbagi. Ga mesti kesenangan atau kebahagiaan aja yang harus kita bagi. Tapi terkadang kesedihan itu juga perlu kita bagi!

Nah yang mau aku sampein disini : sejelek apapun, seburuk apapun, semiskin apapun, sehina apapun kalian menilai diri kalian sendiri, tetap harus bersyukur! Seenggaknya, kita masih jauh lebih beruntung daripada mereka-mereka yang berprofesi jadi tukang becak itu.
Buktinya : Kalian punya laptop/komputer buat bisa internetan dan baca tulisan aku di blog ini. Ya kan?Coba kalian bayangin seorang tukang becak. Jangankan beli sebuah laptop, uang buat beli nasi bungkus pake ikan asin atau sayur bayam aja mungkin dia ga sanggup. Sedangkan kita? Sebuah laptop aja pasti ga cukup. Kita pasti masih kepingin beli modemnya supaya bisa internetan, kita pasti masih kepingin beli speakernya buat dengerin lagu dengan puas, dan aku yakin, kalian semua pasti sanggup beli itu semua!

Jadi yaaah, jangan pernah ngerasa diri kita orang yang paling ga beruntung sedunia. Buktinya aja tuh, disekitar kita atau bahkan didepan mata kita sekarang ini, ada orang yang ga seberuntung kita. Ya kan? Intinya adalah bersyukur bersyukur bersyukur!!!

Selasa, 06 Juli 2010

Liburan Berakhir = Kelas Baru Dimulai!!

Hai hai hai.. Setelah sekian lama aku berkecimpung di dunia blog *?*, penyakit lama aku yang sampe sekarang ga hilang2 kumat lagi, yaitu : MALES POSTING CERITA!! Yap, itu dia penyakit aku yang rasanya susaaaah sekali mau disembuhin. Ada yang tau obatnya?
Hmm.. Soalnya nih, sebenernya sejujurnya, aku masih bingung apa yg dimaksud dengan ''Blog'' dan apa yang HARUS kita tulis di sebuah akun blog itu sendiri. Soalnya, kalo kita ceritain tentang diri kita (privasi kita) atau masalah2 dalam hidup kita yg bisa dibilang 'pribadi', orang pasti males kan bacanya? Nah, kalo kita ceritain tentang kehidupan sehari2, aku sering mikir, "Apa sih yang harus diceritain? Kegiatan kita sehari2 kan cuma bangun tidur, mandi, makan, sekolah/kerja, nonton, online, makan, terus tidur lagi. Yaa pokoknya semacam itu deh, nah, jadi itukah yang harus kita ceritain di blog?''. Makanya itu, selama ini blogku yg tercinta ini rada2 ga keurus, abis bingung mau cerita apa, jadi yaaa.. kalo ada cerita yang menurutku menarik dan akunya lagi ''gak malas'' mosting, baru deh aku posting.. Hehe

Oke, balik ke judul diatas yang bertuliskan ''Liburan Berakhir = Kelas Baru Dimulai''.
Jadi, selama beberapa hari terakhir ini, aku lagi liburan kenaikan kelas setelah tanggal 19 Juni kemarin ngambil rapot. Dan Alhamdulillah sekali, aku masuk peringkat 3 besar dikelas.. Wahaha.. Alhamdulillah.. Ga nyangka banget :D
Tapi selama liburan ini aku just stay at home alias ga kemana2. Huhuhu..
Hmm.. tapi sekitar 5 hari lagi udah masuk sekolah. Huh! Antara senang dan sedih nih..
  • Senang = Sekarang udah kelas 3 SMP, masuk kelas baru, ketemu temen2 lagi, dan ga bosen-bosenan lagi dirumah kayak sekarang karna lagi liburan.
  • Sedih = Takutnya kelasnya diacak (sebenernya aku pengen kelasnya diacak sih, tapi ntar takutnya malah pisah ama temen-temen yg selama ini udah deket dan kompak), ninggalin kelas yg udah setahun ini aku tempatin, sekarang udah kelas 3 jadinya ga bisa maen-maen lg deh karena mau UN, dan sekarang barisan kami kalo upacara sangat-sangat puanaaaasss.. Karna barisan anak kelas 3 kan menghadap langsung kearah matahari. Huhuhu
Yap, rasanya sedih deh ninggalin kelas yang selama ini udah aku dan teman-teman yg lain jaga, urus, yaa walaupun kelas kami masih belum terlalu bagus dibanding kelas2 lain, tapi gimana yaa? Udah ada chemistry diantara kami.. *bahasanya.. hahaha*
Aku juga sedih ninggalin kursi dan meja yang setahun ini aku dudukin.. Ntar siapa ya yang bakal dudukin kursi dan meja aku itu? Haha
Dan yang terakhir aku mau ngucapin Selamat Tinggal. Huhuhuhu.. Buat kelas lamaku, Kelas 8-3. Buat Taman Kelas 8-3 yang selama ini udah kami jaga, rawat, dan urus bareng2. Dan juga buat tetangga-tetangga kelasku, yaitu : Pohon Cherry yang ada tepat di belakang kelas kami, tempat anak-anak cowok sering nongkrong disitu. Buat Kelas 8-2 yang ada di sebelah kiri kelas kami, yang selalu setia minjemin kami sapu/sodokan (apa sih namanya?) setiap pagi kalo kami lagi piket dan kekurangan sapu, ckckck. Buat kelas 8-4 yang ada di sebalah kanan kelas kami, dan yang (maaf) kadang-kadang ributnya minta ampun, sampe-sampe kalo kelas kami lagi ujian atau ulangan jadi terganggu. Hahahaha.. Tapi itulah suka dukanya anak SMP ya? *cuih bahasanya*.
Yaah, sekarang aku ga tau aku masuk ke kelas berapa, wali kelasnya siapa, temen-temen sekelasku nanti siapa. Mudah-mudahan ntar dapet guru dan temen yang baik-baik. Amin...

Oke lah, sampe sini aja postingnya. Maap kalo rada2 aneh, gila, ga penting, lebay. Yang penting aku udah posting cerita nih, abisnya bosen juga kalo ngeliat blogku ceritanya ga di update2.. Hahaha.. Babayy..

Selasa, 04 Mei 2010

Award (Lagi)!!

Hari ini aku agak bersemangat mostingnya.. Kenapa? Karna postingan kali ini aku mau "menampilkan" beberapa award lagi.. Yey!! Dan ga tanggung2, awardnya ada sekitar 1..2..3 emm.. 5!! Oke deh.. langsung sajooo ~

Award yang ini aku dapet dari teman sesama bloggerku, Rizkimufty.. thanks ya! Keren-keren lho awardnya.. Tapi kayaknya aku agak telat ngambilnya ya? Yah, ga papa deh..






Vista 84 Award


Oh iya, ada award satu lagi nih, dari Rizkimufty juga.. Tapi award yang ini beda!! Nah lho, beda apanya? beda kenapa? TETETETOTEEET...
Bukan kok, ini bukan award yang bisa nyantet atau apalah, tapi award ini ada tugas-tugasnya.. Semacam PR gitu deh! Oke, ini dia awardnya..


Dan tugasnya adalah.. JENG JEEENG!!!
1. Thank and link the person that gave you the award.
Answer : Lha, diatas kan udah ya? Tapi no problem lah.. Saya ucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada pemberi award ini, Rizkimufty yang punya blog Ratapan Rizkimufty itu lho..

2. Pass this award to 15 bloggers you've recently discovered and think are fantastic.
Answer : Hadoh.. temen di blog masih sedikit dan ga sampe 15 orang.. Gimana ya? Okelah, aku kasih award ini ke : Rudi, Bang Izzat, Fathia, Kak Pika-chu, Azwar, Farhan, Aulia dan 8 orang lagi, siapa aja boleh ambil deh (tapi jangan lupa bilang dulu kalo mau ngambil :p)

3. Copy said blogs and let them know they've won the award.
Answer : Oke.. Kalo sempet dan kalo inget ya..

4. State 7 things about yourself
Answer : Hobi ol, Suka warna merah dan biru, Pecinta es krim, suka angka sembilan, Paling dodol pelajaran fisika, kepengen jadi pilot, dan satu lagi.....suka hujan

Oke deh.. sekian ~~

Jumat, 16 April 2010

Modem, UTS, PLN, dan Vonis Perpus Sekolah

Di postingan kali ini, aku mau cerita tentang MODEMku yang udah agak "gila", UTS disekolah yang bikin stres, dan PLN yang (sepertinya) minta didemo...

Yah.. udah beberapa hari ini, mulai tanggal 13 kemaren disekolahku ada UTS.. Tau UTS kan?? Yak, Ujian Tengah Semester..
Jadi karena UTS ini, waktu ol ku jadi terbatas, huhuhu..
Dan tampaknya modem ku satu-satunya yang tercinta ini, MENDUKUNG dan membuat waktu ol ku yang tadinya TERBATAS jadi TAMBAH TERBATAS lagi.. ARRGGGHH!!!! entah kena virus aneh apa, modem ku koneksinya jadi lambat, malah kadang2 ga bisa connect. Emangnya dia ga bisa ngerti apa ya, aku yang lagi stres mikir UTS dan mau nyari hiburan di dunia maya (yang tentunya butuh kehadiran seekor modem), ehh dianya malah aneh..
Ditambah lagi, setiap malam yang seharusnya adalah waktu aku buat belajar, malah terganggu gara2 si PLN itu yang hobi ngeliat orang gelap-gelapan + kepanasan.. Huhuhu

Oh iya.. tapi emang bener ya kata orang, dibalik kesusahan pasti ada kemudahan.. *ehh bener ga kata-katanya?*
Jadi selama beberapa bulan ini.. huhuhuhu.. aku diVONIS sama kakak yang jagain perpus disekolah, kalo aku "telah menghilangkan sebuah buku berjudul Riwayat 25 Nabi". Dan akibatnya adalah... aku harus ganti buku itu dengan buku yang persis sama. Yaa, kalo ga ada yang persis sama sih ga apa-apa juga, tapi yang penting harganya harus sesuai sama buku yang ilang itu..
Oke, sebenernya itu ga sepenuhnya salah aku. Karena waktu itu kami pinjamnya rame-rame, dan KEBETULAN aja kami pinjem buku itu atas nama aku. Jadi katanya, aku yang mesti tanggung jawab sepenuhnya..
Yah, akhirnya aku protes lah! Aku panggil pengacara dan menuntut kasus itu ke pengadilan.
*enggak lah, yang itu bohong*
Jadi, aku disuruh cari buku itu ketoko-toko buku dan nyerahin bukunya kesekolah.
Tapi...tapi...tapi... harganya itu lho... harga satu bukunya itu sampe 120ribuan.. gila kan??
Yaudah, akhirnya waktu itu aku dateng ke perpus buat minta distribusi, ehhh, kompensasi maksudnya :p
Tapi ternyata, setelah aku datang ke perpus......
AKU TERBEBAS DARI VONIS!!!
Yeeey!!! ternyata setelah dicek di buku data-nya itu, jelas-jelas tertulis bahwa saya yang bernama Fania sudah mengembalikan buku itu..
Jadi kenapa kakak perpus itu menduga buku itu hilang? Karena ternyata buku itu udah dipinjem sama orang lain yang ga diketahui bibit-bebet-bobotnya alias ga jelas asal-usulnya alias ga jelas yang minjem buku itu siapa..
Dan yaaa, aku bebas!! bebas!! bebas!!
Dan akhirnya, kakak perpus itu dengan malu-malu bilang, "Oh, ternyata kamu udah balikin ya. Yaudahlah.." YEY!!!

Kamis, 15 April 2010

Yeey.. Award!!

Setelah sekian lamaaa aku ga buka blog, ehh.. pas aku buka blog, ternyata aku dapet banyak (ga banyak2 banget sih) award!! Yeeey.. ini award pertama lho.. jadi maklum aja aku agak terharu gitu :P
Oke deh, langsung aja ya..
Award pertamaku ini aku dapet dari Rudi..


Nah, kalo yang ini award dari Bang Izzat.. Ini dia awardnya..


Dan yang terakhir, aku dapet award dari Rizkimufty dan Rudi... Tapi berhubung awardnya sama, jadi aku posting satu aja yaa... Ini awardnya...


Yaudah deh, cuma segitu aja.. Lagi males nulis nih :P
Oh iya!! Aku lupa ucapin makasih, hehe.. Makasih yoo buat Rudi, Bang Izzat, dan Rizkimufty atas awardnya..

[+/-]

Internet? Harus sehat dong!

[+/-]

What A Busy Time!

[+/-]

I'm Sorry

[+/-]

An Experience That I'll Never Forget

[+/-]

Ternyata Fania Itu Jadul

[+/-]

It was my first (bad) experience

[+/-]

Ketika Keusilanku Menjadi-jadi

[+/-]

Biologi, I Love You But NOW I Hate You!

[+/-]

Selamat Lebaran dan Tukang Becak

[+/-]

Liburan Berakhir = Kelas Baru Dimulai!!

[+/-]

Award (Lagi)!!

[+/-]

Modem, UTS, PLN, dan Vonis Perpus Sekolah

[+/-]

Yeey.. Award!!